Loading .. Please wait

TERBAKARNYA KARYA INDAH DI PERAIRAN MALUKU UTARA

Image

Pada tanggal 29 Mei 2021 sekitar pukul 06.30 WIT, terjadi kebakaran di kamar mesin kapal penumpang Karya Indah. Saat itu kapal sedang dalam pelayaran dari Pelabuhan Ternate ke Pelabuhan Sanana, Maluku Utara. Kebakaran tidak berhasil dipadamkan dan menjalar hampir ke seluruh ruang kapal. Awak kapal dan penumpang selanjutnya meninggalkan kapal dan dievakuasi ke Desa Waisakai. Sebanyak 283 pelayar berhasil dievakuasi Tim SAR gabungan. Dalam kejadian ini, satu orang dinyatakan hilang dan empat orang mengalami luka ringan. Sementara itu, Karya Indah ditarik kepantai Desa Waisakai. Investigasi KNKT menemukan kemungkinan besar kebakaran disebabkan terbakarnya pipa PVC saluran udara masuk turbocharger Mesin Utama Kanan. Pipa PVC tersebut terpapar radiasi dan konduksi panas dari kondisi berpijar memerah sisi turbin turbocharger dan manifold gas buang yang tidak terbungkus isolasi penahan panas. Kondisi tersebut secara perlahan lahan mengubah material PVC menjadi lunak ketika terpapar panas dan kemungkinan besar pipa PVC menyentuh langsung permukaan panas manifold gas buang yang tepat berada didekatnya. 

Investigasi KNKT menyimpulkan bahwa faktor yang berkontribusi dalam kecelakaan ini adalah:

1. Penggunaan pipa PVC sebagai bagian dari komponen permesinan.

2. Manifold gas buang dan sisi turbin turbocharger Mesin Utama Kanan yang merupakan permukaan panas (hot surface) tidak memiliki isolasi penahan panas.

3. Awak mesin yang berdinas jaga pada saat kejadian tidak berada di dalam kamar mesin, karena temperatur kamar mesin panas bagi orang yang berada di dalamnya.

4. Tidak tersedianya detektor kebakaran di kamar mesin dan jeda waktu kontrol mesin(patroli) setiap 1 jam di Karya Indah berkontribusi pada terlambatnya awak mesin mengetahui kebakaran sehingga memiliki keterbatasan waktu dan peluang untuk merespons kebakaran.

5. Tidak tersedianya Sistem Manajemen Keselamatan penanganan kebakaran dan meninggalkan kapal.

KNKT memberikan rekomendasi kepada regulator dan operator untuk memperbaiki isu keselamatan yang didentifikasi dalam laporan ini.


Share:

BERITA TERKAIT

Survey