Loading .. Please wait

MENINGGALNYA PENUMPANG DARI KAPAL IHAN BATAK DI DANAU TOBA, SUMATERA UTARA

Image

Pada hari Senin tanggal 31 Mei 2021, pukul 13.551 kapal motor penyeberangan (KMP) Ihan Batak bertolak dari Pelabuhan Ajibata menuju ke Pelabuhan Ambarita. KMP Ihan Batak mengangkut 139 penumpang yang terdiri dari 120 dewasa dan 19 anak-anak. Jumlah keseluruhan kendaraan yang diangkut sebanyak 33 unit, yang terdiri dari 32 unit kendaraan roda empat yang semuanya merupakan kendaraan pribadi dan 1 unit kendaraan roda dua. Penyeberangan ini merupakan trip ketiga dari jadwal dinas KMP Ihan Batak dalam melayani lintasan penyeberangan Pelabuhan Ajibata ke Pelabuhan Ambarita dan sebaliknya.

Pukul 14.50, KMP Ihan Batak sandar kanan dengan buritan menghadap ke MB2 Pelabuhan Ambarita.

Setelah tali tambat selesai terpasang, awak kapal selanjutnya menurunkan pintu rampa buritan. Mualim Tiga yang bertugas di stasiun belakang melaporkan kepada Nakhoda bahwa pintu rampa buritan terbuka dengan aman ketika pintu rampa buritan telah duduk di landasan MB Pelabuhan Ambarita.

Nakhoda selanjutnya memberi instruksi finish with engine kepada Masinis Jaga. Kegiatan di atas kapal kemudian berlanjut dengan proses mengeluarkan kendaraan. Tiga awak kapal berada di geladak kendaraan, mereka bertugas mengarahkan dan mengatur kendaraan yang keluar dari kapal.

Sekitar pukul 14.56, pintu rampa buritan kapal terjatuh.

Pintu rampa buritan jatuh karena ujung pintu rampa tidak duduk atau tidak bertumpu lagi pada landasan MB. Ketika pintu rampa buritan terjatuh pada saat itu satu kendaraan Toyota Avanza sedang dalam proses melewati pintu rampa buritan. Jatuhnya pintu rampa buritan mengakibatkan kendaraan tersebut tergantung dengan posisi roda depan bertumpu di pinggir landasan MB sedangkan roda belakang menggantung karena tidak ada pijakan dan kemudian tercelup air.

Pada saat itu petugas pelabuhan dan orang-orang yang sedang berada di area MB bersama-sama berusaha menahan kendaraan dengan tangan dan dengan tali yang dililitkan di bagian as roda depan agar kendaraan tidak tercebur ke dalam danau. Awak kapal ada yang mengambil inisiatif berenang dengan membawa jaket penolong untuk membantu  mengeluarkan penumpang yang berada di dalam Toyota Avanza. Tiga dari empat penumpang yang berada di dalam kendaraan berhasil dikeluarkan dengan selamat. Pada akhirnya Toyota Avanza tercebur ke dalam danau karena orang-orang yang menolong sudah tidak kuat lagi menahannya.

Di saat yang bersamaan kendaraan Wuling Confero yang sedang berada di bagian engsel pintu rampa buritan ketika pintu rampa terjatuh juga mengalami keadaan tergantung sebagian. Roda belakangnya masih bertumpu di geladak kendaraan sedangkan roda depan menggantung. Nakhoda yang pada saat kejadian berada di anjungan langsung turun ke geladak bagian belakang setelah mendapat berita dari awak kapal yang bertugas di geladak kendaraan. Nakhoda bersama-sama dengan awak kapal lainnya berupaya menahan dan menarik kendaraan yang tergantung tersebut untuk kembali ke geladak kendaraan. Akhirnya kendaraan Wuling Confero berhasil ditarik masuk kembali ke geladak kendaraan dan penumpangnya dalam keadaan selamat.


Share:

BERITA TERKAIT

Survey