KEBAKARAN DI SEKITAR TANGKI MUAT KETALING DI GALANGAN PT MULTI OCEAN SHIPYARD, TANJUNG BALAI KARIMUN
Pada tanggal 24 Juni 2021, kapal
tangki minyak Ketaling diserahkan oleh PT Pertamina International Shipping
(PIS) selaku pemilik kapal kepada PT Multi Ocean Shipyard (MOS) untuk
melaksanakan dok di galangan PT MOS di Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau. Pada hari itu pula dinyatakan dimulainya
pekerjaan di atas Ketaling dengan masa pekerjaan selama 30 hari.
Sekitar pukul 15.30 WIB, PT
Marindo Tri Mitra (MTM), melakukan pemeriksaan tangki-tangki muatan, balas, air
tawar, forepeak, afterpeak, slop, dan ruang pompa Ketaling. Hasil pemeriksaan
PT MTM menyatakan seluruh tangki yang diperiksa aman untuk dimasuki orang dan
aman untuk melakukan pekerjaan panas.
Pada tanggal 10 Juli 2021,
sekitar pukul 15.00 WIB, cuaca di perairan TanjungBalai Karimun sedang hujan.
Di atas Ketaling, dari rekaman CCTV terlihat beberapa pekerja PT MOS
menggunakan peralatan las dan alat potong untuk pekerjaan perbaikan di geladak utama
bagian tengah sekitar cargo oil tank (COT) 2 dan COT 3. Beberapa pekerja lainnya
juga berada di geladak utama bagian tengah area COT 1.
Sekitar pukul 15.15 WIB, muncul
api di geladak utama area tengah COT 1. Api kebakaran membesar dan menjalar ke
geladak utama area kanan COT 1 di mana di area tersebut terdapat plastik
saluran udara blower (poly LayFlat ducting), kabel las, slang las dan kabel-kabel
listrik peralatan kerja. Kebakaran yang terjadi membuat para pekerja berlarian kebagian
arah buritan kapal.
Juru Mudi Jaga Ketaling yang
berjaga sore itu juga segera memberitahukan kejadiankebakaran ke perwira jaga
dan awak lainnya. Tim Pemadam Kebakaran PT MOS yang berada di floating dock dan
mengetahui kejadian langsung berupaya melakukan pemadaman dengan menggunakan
hidran. Pemadaman kebakaran juga dibantu oleh awak kapal Ketaling.
Sekitar pukul 15.30 WIB, awak kapal Ketaling bersama
Tim Pemadam kebakaran dari HSEPT MOS menggunakan hidran berhasil memadamkan
kobaran api.