INVESTIGASI KECELAKAAN LALU LINTAS DAN ANGKUTAN JALAN, TABRAKAN BERUNTUN TRUK BAK TERTUTUP B 9467 PEU TERHADAP 5 UNIT KENDARAAN BERMOTOR, DI JALAN TOL MANYARAN KM 425.400, KOTA SEMARANG, JAWA TENGAH, 4 FEBRUARI 2022
Pada hari Jum’at Tanggal 4 Februari 2022 pukul 11.30 wib mobil
barang bak muatan tertutup B9467PEU (selanjutnya disebut tronton box) melewati
Jalan Tol Jatingaleh-Krapyak arah Manyaran. Saat mendekati KM. 425+400 terdapat
hambatan antrian mobil dikarenakan ada kecelakaan mobil terguling. Pengemudi
tidak dapat memperlambat tronton box sehingga menabrak antrian mobil sebanyak 5
unit. Petugas jalan tol melakukan evakuasi korban ke RS. Tugurejo Kota
Semarang. Kejadian kecelakaan ini mengakibatkan korban luka ringan 3 orang.
Faktor-faktor yang berkontribusi dalam kecelakaan ini adalah:
1. Jalan Tol Semarang–Solo adalah jalan tol di Provinsi Jawa
Tengah. Tol ini berada di pegunungan sehingga jalannya naik-turun dan juga
mempunyai banyak jembatan yang panjang dan tinggi.
2. Teknik pengoperasian saat mengemudi kondisi jalan turunan
panjang seharusnya diawali penggunaan rem mesin (engine brake) dan exhaust
brake untuk mengurangi kecepatan. Service brake/rem kaki digunakan ketika
putaran mesin melebihi batas aman yang diijinkan, dan tidak memindahkan gigi
transmisi karena putaran roda-roda belum sesuai dengan putaran mesin (defense
driving).
3. Tronton box memakai sistem rem Full Air Brake (FAB). Air tank
atau reservoir dipakai untuk menyimpan udara tekan. Lamanya waktu pengisian
udara ke dalam tangki dipengaruhi volume tangki dan kinerja kompresor, sehingga
saat penggunaaannya haruslah seminimal mungkin. Kerugian tekanan menyebabkan
penurunan tekanan, oleh karena itu harus diusahakan agar kerugian tekanan tetap
serendah mungkin.
Berdasarkan hasil investigasi dan analisis dapat disimpulkan
bahwa penyebab terjadinya kecelakaan tabrakan beruntun adalah terjadi penurunan
tekanan brake chamber ke semua roda karena jumlah udara tekan air tank
berkurang. Hal ini disebabkan oleh teknik pengoperasian saat mengemudi di jalan
turunan panjang tidak diawali engine brake dan exhaust brake untuk mengurangi
kecepatan. Penggunaaan service brake atau rem kaki digunakan ketika putaran
mesin melebihi batas aman yang diijinkan.
Atas peristiwa
tersebut, KNKT telah menerbitkan rekomendasi keselamatan kepada Manajemen PT.
Trans Marga Jateng (TMJ) dan PT. Catur Global Logistik.