Loading .. Please wait

INVESTIGASI KECELAKAAN LALU LINTAS DAN ANGKUTAN JALAN TABRAKAN BERUNTUN DI RUAS TOL SEMARANG-SOLO KM 487, BOYOLALI, JAWA TENGAH, TANGGAL 14 APRIL 2023

Image

Pada hari Rabu tanggal 5 April 2023, berdasarkan data Global Positioning System (GPS), pukul 09.49 WIB tanpa membawa muatan, truk trailer nomor kendaraan E-9124-AF (dan selanjutnya disebut truk trailer) berangkat dari Gresik, Jawa Timur menuju Tegal, Jawa Tengah melalui jalan pantai utara dan tiba di Tegal pada hari Kamis tanggal 6 April 2023 pukul 12.29 WIB.

Pada hari Minggu tanggal 9 April 2023 pukul 23.11 WIB, pengemudi truk truk trailer (yang selanjutnya disebut pengemudi truk truk) berangkat dari Tegal, Jawa Tengah menuju Cilegon, Banten dan tiba di Cilegon, Banten pada hari Selasa tanggal 11 April 2023 sekitar pukul 15.31 WIB. Sekitar pukul 16.00 WIB pemuatan besi beton ulir CBS seberat lebih kurang 50.009 kg ke truk trailer dimulai. Setelah itu pengemudi truk truk melakukan istirahat/tidur di dalam truk trailer.

Sekitar pukul 22.40 WIB dengan membawa muatan besi beton ulir CBS, pengemudi truk truk mengemudikan truk trailer dari Cilegon, Banten menuju Boyolali, Jawa Tengah. Dalam perjalanan pengemudi truk truk mendapat informasi bahwa kakaknya yang berkediaman di Tegal meninggal dunia. Setelah mendengar berita ini, pengemudi truk truk mengalihkan rute dengan singgah di Tegal dan tiba pada hari Rabu tanggal 12 April 2023 sekitar pukul 15.16 WIB.

Pada hari Kamis tanggal 13 April 2023 sekitar pukul 18.43 WIB, dengan ditemani oleh anaknya, pengemudi truk truk melanjutkan perjalanan menuju Boyolali, Jawa Tengah. Sekitar pukul 20.00 WIB pengemudi truk truk tiba di Pemalang dan menaikkan satu orang penumpang. Sekitar pukul 21.00 WIB pengemudi truk truk berhenti di Pekalongan untuk istirahat. Setelah beristirahat kurang lebih selama satu jam, pengemudi truk melanjutkan perjalanan menuju Boyolali. Saat tiba di Kendal, pengemudi truk truk menaikkan satu orang penumpang. Selanjutnya pengemudi truk truk kembali melanjutkan perjalanan ke Boyolali dan berhenti di rest area di daerah Ungaran untuk mengisi bahan bakar.

Pada hari Jumat, 14 April 2023 sekitar pukul 03.30 WIB, pengemudi truk truk tiba di ruas jalan tol Semarang Solo, dengan kondisi ruas jalan menurun panjang, pengemudi truk menggunakan gigi transmisi 7 (tujuh). Saat melintas di ruas jalan turunan panjang, penumpang yang berada di kabin truk trailer menyampaikan ke pengemudi truk bahwa indikator penunjuk persediaan udara tekan dalam tabung yang berada di dashboard truk trailer menyala dan dimengerti oleh pengemudi truk truk. Tidak lama kemudian laju truk trailer semakin kencang. Pengemudi truk truk berusaha mengurangi kecepatan dengan menggunakan service brake namun truk trailer tetap melaju kencang. Setelah beberapa kali melakukan pengereman, indikator penunjuk persediaan udara tekan dalam tabung menyala kembali. Mengetahui indikator menyala kembali, penumpang serta pengemudi truk truk yang berada dalam kabin truk trailer panik (takut dengan mendadak sehingga tidak dapat berpikir dengan tenang). Pengemudi truk truk tetap berusaha mengurangi kecepatan dengan menggunakan service brake namun truk trailer tetap melaju dengan kencang. Pengemudi truk juga membunyikan klakson untuk memberi peringatan ke pengemudi truk kendaraan di sekitarnya.

Pengemudi truk melihat mobil penumpang elf S-7481-JA dan truk box yang melaju di depan truk trailer. Kemudian pengemudi truk truk trailer membunyikan klakson dan berpindah lajur dari lajur sebelah kiri ke lajur sebelah kanan. Pada saat yang sama mobil penumpang elf juga berpindah ke lajur sebelah kanan untuk mendahului truk box. Truk trailer bergerak lebih cepat dari mobil penumpang elf dan kecepatan truk trailer tidak bisa dikurangi sehingga truk trailer menabrak mobil penumpang elf. Kemudian truk trailer kehilangan kendali dan menabrak beberapa kendaraan (enam truk) yang sedang berhenti di on ramp (segmen atau bagian jalan masuk untuk masuk ke jalur utama dari rest area). Kecelakaan terjadi sekitar pukul 04.00 WIB dan kondisi cuaca saat itu tidak hujan.

Kecelakaan tabrakan beruntun ini mengakibatkan 8 (delapan) orang meninggal dunia, 1 (satu) orang luka berat dan 13 orang luka ringan. Semua korban kecelakaan dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah Pandan Arang Boyolali dan RS Indriati Boyolali. Atas kecelakaan ini, KNKT mengeluarkan rekomendasi kepada:

a. Direktorat Jenderal Perhubungan Darat

b. Korps Lalu Lintas Kepolisian Negara Republik Indonesia

c. PT. Jasamarga Transjawa Tol

d. Dinas Perhubungan Kota Cirebon

e. PT. Energi Bumi Sakti (PT. EBS)

f. PT. Simojoyo Engineering





Share:

BERITA TERKAIT

Survey