ANJLOKAN KA 1722 KRL COMMUTER LINE DI KM 51 800 900 PETAK JALAN ST. CILEBUT - ST. BOGOR, DAOP 1I JAKARTA
KA 1722 adalah kereta Commuter
line relasi perjalanan st. Jatinegara – st. Bogor dengan susunan rangkaian 8
kereta. Pada hari Minggu tanggal 10 Maret 2019 Pusdalopka I Jakarta menerima
laporan bahwa KA 1722 Commuter line relasi perjalanan St. Jatinegara – St.
Bogor anjlok di petak jalan antara St. Cilebut – St. Bogor sebanyak 12 as/6 bogie.
Lokasi anjlok di KM. 51+765 di sekitar JPL 28 pada lengkung no.22 dengan radius
800 m.
Kecelakaan ini mengakibatkan
sebanyak 17 orang penumpang dan 1 orang masinis mengalami luka ringan. Petak
jalan antara St. Cilebut – St. Bogor jalur hulu dan hilir terhalang oleh KA
1722 yang anjlok. Listrik Aliran Atas jalur hulu hilir padam, 3 tiang LAA
rubuh, VDU di St. Citayam, St. Bojonggede dan St. Cilebut blank selama 10 jam,
gangguan wesel no. 20A, 10B, 11, 21A, 71A dan 71B di st. Bogor dan sebanyak 29
perjalanan KA dibatalkan.
Faktor – faktor yang
berkontribusi terhadap terjadinya anjlokan KA 1722 adalah adanya kegagalan pada
sistem suspensi sarana berupa penurunan performansi pegas primer dan
irregularitas pada struktur prasarana. Kedua hal ini mempengaruhi
ketidakstabilan pada sarana yang mengakibatkan roda no. 2 bogie 1 kereta K1 1
89 40/8612 kehilangan berat vertikal hingga melompat keluar jalur (sudden
derailment).
Dari hasil kesimpulan investigasi
kecelakaan ini, KNKT menyusun rekomendasi keselamatan yang ditunjukkan untuk
Direktorat Jenderal Perkeretaapian sebagai regulator serta PT. KAI (Persero)
sebagai operator prasarana dan PT. Kereta Commuter Indonesia sebagai operator
sarana perkeretaapian dalam kecelakaan perkeretaapian ini, agar kecelakaan serupa
tidak terjadi lagi dikemudian hari.