KNKT DAN PT PERTAMINA LUBRICANTS GELAR SHARING SESSION KESELAMATAN TRANSPORTASI ANGKUTAN BARANG BERBAHAYA
JAKARTA – Komite Nasional Keselamatan Transportasi bekerja sama dengan PT Pertamina Lubricants melaksanakan kegiatan sharing session keselamatan transportasi dan penanganan keadaan darurat kebakaran angkutan barang berbahaya pada hari Selasa tanggal 16 Desember 2025 di Jakarta. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut atas temuan investigasi kecelakaan transportasi darat yang melibatkan angkutan barang berbahaya, sekaligus menjadi forum pembelajaran keselamatan untuk meningkatkan pemahaman, kesiapsiagaan, dan koordinasi antar pemangku kepentingan dalam pengelolaan risiko keselamatan transportasi.
Kegiatan dilaksanakan dalam bentuk sesi berbagi pengetahuan dan pengalaman, pemaparan materi, serta demonstrasi lapangan terkait penanganan keadaan darurat kebakaran. Ketua KNKT, Soerjanto Tjahjono turut membuka kegiatan melalui sambutan pembuka yang menekankan pentingnya pembelajaran keselamatan berbasis pengalaman dan kolaborasi lintas sektor.
Selain KNKT dan PT Pertamina Lubricants, kegiatan ini secara khusus turut mengundang sejumlah pemangku kepentingan terkait keselamatan dan operasional angkutan barang berbahaya. Pihak-pihak yang diundang meliputi Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Kepolisian Negara Republik Indonesia, Ketua Umum Gabungan Pengusaha Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan, Ketua Umum Pembinaan dan Koordinasi Ekspor Kamar Dagang dan Industri Indonesia, Ketua Umum Koperasi Angkutan Barang, Ketua Umum dan pengurus Kesatuan Armada Shipping dan Logistik Indonesia, Ketua Umum dan pengurus Klub Logindo, serta Ketua dan pengurus Dewan Pimpinan Daerah DKI Jakarta Klub Logindo. Keterlibatan berbagai unsur tersebut diharapkan dapat memperluas perspektif dan memperkuat kesamaan pemahaman mengenai keselamatan angkutan barang berbahaya.
Pelaksanaan kegiatan dilakukan dalam bentuk sesi berbagi pengetahuan dan pengalaman, pemaparan materi pembelajaran, serta demonstrasi lapangan penanganan keadaan darurat kebakaran. Materi yang disampaikan mencakup pembelajaran dari insiden mobil tangki bahan bakar minyak, pemahaman dasar keselamatan kebakaran, serta gambaran praktik penanganan keadaan darurat. Rangkaian kegiatan ini dirancang untuk memberikan pemahaman yang utuh mengenai pentingnya kesiapan sumber daya manusia, kejelasan prosedur, dan koordinasi antar pihak dalam menghadapi potensi risiko kebakaran.
Selain pemaparan materi, kegiatan ini juga menyediakan ruang diskusi dan tanya jawab sebagai sarana pertukaran pandangan dan pengalaman antar peserta. Melalui diskusi tersebut, diharapkan terbangun pembelajaran bersama yang dapat memperkuat upaya pencegahan dan pengendalian risiko keselamatan transportasi angkutan barang berbahaya di berbagai sektor.
Ketua KNKT dalam kesempatan yang sama menyampaikan bahwa kegiatan sharing session ini merupakan bagian dari upaya membangun budaya keselamatan yang berkelanjutan. “Keselamatan transportasi angkutan barang berbahaya memerlukan keterlibatan aktif berbagai pihak, pemahaman yang sama, dan komitmen untuk terus belajar dari pengalaman. Melalui kegiatan berbagi pembelajaran ini, diharapkan risiko kecelakaan dan dampaknya dapat dikurangi di kemudian hari.”, ujarnya.
KNKT memandang kerja sama dengan PT Pertamina Lubricants serta keterlibatan para pemangku kepentingan dalam kegiatan ini sebagai langkah strategis dalam memperkuat keselamatan transportasi, khususnya pada angkutan barang berbahaya. Pembelajaran yang diperoleh diharapkan dapat menjadi masukan bagi penguatan kebijakan keselamatan, peningkatan kesiapan operasional, serta pengembangan kompetensi sumber daya manusia guna meminimalkan risiko kecelakaan dan dampaknya terhadap manusia, ekonomi, maupun lingkungan.