INVESTIGASI KECELAKAAN LALU LINTAS DAN ANGKUTAN JALAN BERUPA KECELAKAAN BERUNTUN ANTARA MOBIL PENUMPANG GRANDMAX B1635BKT DENGAN MOBIL BUS PRIMAJASA B7655TGD DAN MOBIL PENUMPANG TOYOTA RUSH DI JALAN TOL CIKAMPEK KM 58, KARAWANG TIMUR
Pada hari Jumat, 5 April 2024 pengemudi mobil penumpang Daihatsu Granmax (yang selanjutnya disebut pengemudi) tanpa membawa penumpang, berangkat pada malam hari dari Ciamis menuju Jakarta untuk menjemput penumpang. Pengemudi tiba di Jakarta pada Sabtu dinihari tanggal 6 April 2024. Setelah tiba di Jakarta, pengemudi melakukan penjemputan para penumpang dan berangkat kembali menuju Ciamis. Sekitar pukul 06.00 WIB, pengemudi bertemu dengan rekan sesama pengemudi travel di daerah Cicalengka, kemudian pengemudi melanjutkan perjalanan ke Ciamis. Sampai di Ciamis pengemudi mengantar penumpang dan langsung berangkat kembali ke Jakarta tanpa membawa penumpang. Pada Sabtu siang pengemudi beristirahat di Bekasi dan pada Sabtu sore setelah melakukan penjemputan penumpang, pengemudi berangkat ke Ciamis dan tiba di Ciamis pada Minggu pagi tanggal 7 April 2024 kemudian langsung mengantarkan penumpangnya. Pada Minggu sore pengemudi kembali berangkat ke Jakarta tanpa membawa penumpang dan sampai di Jakarta pada Senin dinihari tanggal 8 April 2024. Setelah itu pengemudi melakukan penjemputan penumpang yang hendak ke Ciamis. Selama perjalanan, pengemudi tidak mempunyai pengemudi pengganti dalam mengemudikan mobil penumpang Daihatsu Granmax B-1635-BKT (yang selanjutnya disebut mobil penumpang 1). Sekitar pukul 02.00 WIB pengemudi menjemput penumpang ke Depok. Sekitar pukul 03.30 WIB pengemudi menjemput penumpang ke Cilebut, Bogor dan sekitar pukul 05.00 WIB pengemudi menjemput ke Cileungsi, Bogor. Selanjutnya pengemudi menjemput penumpang ke Bekasi kemudian dengan membawa penumpang sebanyak 12 orang termasuk pengemudi, pengemudi melanjutkan perjalanan menuju Ciamis melewati ruas tol Jakarta-Cikampek.
Pada saat melintas di Km 47+200, pengemudi mengemudikan kendaraannya masuk ke jalur contra flow (rekayasa lalu lintas pada masa arus mudik lebaran) dan melaju di lajur 1 contra flow arah Cikampek. Sekitar pukul 07.00 WIB, setelah melewati Km 58+500 mobil penumpang 1 berubah arah melewati lajur 2 contra flow arah Cikampek dan masuk jalur berlawanan (arah Jakarta). Mobil penumpang 1 menabrak Mobil Bus Primajasa B-7655-TGD (yang selanjutnya disebut mobil bus) kemudian mobil penumpang 1 terlempar ke arah sebelah kiri mobil bus dan terjepit di antara mobil bus dan guardrail jalan tol dengan posisi mobil penumpang 1 miring ke sebelah kiri dengan posisi bagian bawah terangkat. Tak lama kemudian bagian bawah mobil penumpang 1 di tabrak oleh Mobil Penumpang Toyota Rush E-1399-MF (yang selanjutnya disebut mobil penumpang 2) yang melaju dari arah bandung menuju Jakarta. Tabrakan tersebut mengakibatkan tangki Bahan Bakar Minyak (BBM) mobil penumpang 1 bocor dan menyebabkan mobil penumpang 1 terbakar. Api yang berasal dari mobil penumpang 1, selain menjalar ke ruas jalan tol yang terkena tumpahan BBM, api juga menjalar ke mobil penumpang 2 dan mobil tersebut terbakar.
Kecelakaan tabrakan beruntun ini terjadi pada pukul 07.00 WIB dan pada saat kejadian cuaca cerah (tidak hujan). Kecelakaan ini mengakibatkan 12 orang meninggal dunia, 1 (satu) orang luka berat dan 1 (satu) orang luka ringan. Semua korban kecelakaan dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah Karawang, Jawa Barat.
Atas kecelakaan ini, KNKT mengeluarkan rekomendasi kepada: Direktorat Jenderal Perhubungan Darat, Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), Badan Usaha Jalan Tol (BUJT), dan Korps Lalu Lintas Kepolisian Negara Republik Indonesia.