Loading .. Please wait

KECELAKAAN PERKERETAAPIAN PLB 853A-854A (KRL BANDARA MRI-DU-BST) MENABRAK BATAS AMAN BERHENTI JALUR II ST. BANDARA SOEKARNO HATTA, TANGGAL 14 APRIL 2023

Image

Pada hari Jumat, 14 April 2023, KA 853A diberangkatkan dari Stasiun Manggarai pukul 11.37 WIB dan tiba di Stasiun Duri pada pukul 11.57 WIB. Di Stasiun Duri dilakukan pergantian nomor kereta menjadi KA 854A.

Pada pukul 12.36 WIB, KA 854A tiba di Stasiun Bandara Soekarno-Hatta dan berhenti di jalur 2 untuk menaikturunkan penumpang.

Beberapa saat setelah kereta berhenti dan dalam kondisi pintu belum terbuka, kereta kembali bergerak maju, melewati marka batas berhenti kereta api di stasiun (Semboyan 10G) dan kemudian menabrak tanda batas berhenti pada jalur akhir (Semboyan 8G).

Faktor-Faktor Yang Berkontribusi

  1. Tuas pembalik arah kereta (reverser) pada driver desk dalam kondisi aktif (tidak netral), sehingga memungkinkan arus listrik tetap tersuplai ke motor traksi jika kontrol tersentuh.
  2. Terjadinya negative transfer pada Awak Sarana Perkeretaapian akibat kelelahan, peningkatan beban kognitif, serta perbedaan desain antarmuka antara KA Bandara dan KA Commuter Line.
  3. Jarak berhenti kereta yang terlalu dekat dengan tanda batas berhenti pada jalur akhir (Semboyan 8G).
  4. Konstruksi penghalang di ujung jalur yang tidak mampu menghentikan laju kereta dan mencegah masuknya kereta ke area bangunan stasiun.

Berdasarkan hasil investigasi, KNKT menyimpulkan bahwa kejadian ini disebabkan oleh kombinasi faktor teknis dan manusia yang memungkinkan kereta bergerak tanpa disengaja hingga melewati batas aman.

Dalam laporan ini, KNKT memberikan rekomendasi keselamatan kepada Direktorat Jenderal Perkeretaapian sebagai regulator dan PT Kereta Commuter Indonesia sebagai penyelenggara sarana perkeretaapian untuk mencegah kejadian serupa di masa mendatang.


Share:

BERITA TERKAIT

Survey