KNKT DAN ATSB PERKUAT JEJARING PEREMPUAN DI BIDANG KESELAMATAN TRANSPORTASI
JAKARTA – Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) bersama Australian Transport Safety Bureau (ATSB) menyelenggarakan seminar Women in Transport Safety secara virtual pada Selasa, 7 Juli 2026, pukul 11.00–12.30 WIB. Kegiatan yang merupakan bagian dari Indonesia Transport Safety Assistance Program (ITSAP) ini mempertemukan personel KNKT dan ATSB untuk membahas pentingnya membangun jejaring profesional bagi perempuan di bidang keselamatan transportasi melalui pertukaran pengalaman, penguatan hubungan antarsesama praktisi, serta saling memberikan dukungan dalam menjalankan tugas di sektor keselamatan transportasi.
Dalam sambutannya, Ketua KNKT Soerjanto Tjahjono menyampaikan bahwa pembahasan mengenai ITSAP tidak hanya berkaitan dengan peningkatan keterampilan, pemanfaatan peralatan, maupun penerapan standar investigasi. Lebih dari itu, kekuatan utama dalam upaya meningkatkan keselamatan transportasi terletak pada sumber daya manusia yang menjalankan tugas tersebut setiap hari.
Ketua KNKT menegaskan bahwa tujuan utama ITSAP adalah mendukung upaya pencegahan kecelakaan melalui pembelajaran dari setiap hasil investigasi. Ia menekankan bahwa investigasi keselamatan tidak dilakukan untuk mencari pihak yang harus disalahkan, melainkan untuk memastikan kecelakaan serupa tidak kembali terjadi. Dalam sambutannya, Ketua KNKT menyampaikan, "ITSAP exists for one reason: it is a prevention in safety. We investigate not to blame, but to stop the next accident. And prevention only works when information flows and is acted on."
Ketua KNKT menjelaskan bahwa selama ini banyak perempuan yang berkiprah di bidang keselamatan transportasi menjalankan tanggung jawabnya pada fungsi dan wilayah yang berbeda-beda. Melalui ITSAP, pengalaman yang sebelumnya bersifat individual diharapkan dapat berkembang menjadi pengetahuan bersama melalui pertukaran pengalaman, pembelajaran dari berbagai tantangan di lapangan, serta penyempurnaan prosedur kerja. Menurutnya, jejaring profesional yang terbangun melalui kegiatan seperti ini akan menjadi modal penting untuk saling mendukung dan memperkuat koordinasi ketika menghadapi berbagai persoalan keselamatan transportasi.
Selain mengajak para peserta untuk memanfaatkan seminar ini sebagai awal dari hubungan profesional yang berkelanjutan, Ketua KNKT juga mendorong para pimpinan dan rekan kerja untuk memberikan ruang yang setara agar perempuan dapat berkontribusi secara optimal dalam meningkatkan keselamatan transportasi. Dukungan tersebut dinilai penting mengingat pekerjaan di bidang keselamatan transportasi menuntut pengambilan keputusan yang tepat, keberanian menyampaikan temuan, serta kemampuan bekerja di bawah tekanan.
Menutup sambutannya, Ketua KNKT menegaskan bahwa masa depan keselamatan transportasi Indonesia akan semakin kuat apabila dibangun melalui kolaborasi seluruh insan keselamatan. Ia menyampaikan, "ITSAP is building a safer transport future for Indonesia. That future will be stronger because women are connected in it. Let's use this program well. Share. Strengthen. Support. Because when women in transport safety connect, the whole system becomes safer."
Seminar Women in Transport Safety merupakan bagian dari program kerja ITSAP 2025–2026 yang diselenggarakan ATSB bersama KNKT. Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari ATSB untuk membahas pentingnya jejaring profesional maupun informal bagi perempuan di bidang keselamatan transportasi dan terbuka bagi personel KNKT maupun instansi lain yang memiliki perhatian terhadap keselamatan transportasi. Melalui kerja sama yang terus terjalin antara KNKT dan ATSB, kedua lembaga diharapkan terus memperkuat kapasitas sumber daya manusia serta mendorong peningkatan keselamatan transportasi melalui pembelajaran dan kolaborasi.