Loading .. Please wait

ANJLOKAN KA 17 SEMERU DI KM 520 4 PETAK JALAN STASIUN SENTOLO – WATES DAOP 6 YOGYAKARTA TANGGAL 17 OKTOBER 2023

Image

Pada hari Selasa tanggal 17 Oktober 2023 jam 13.15 WIB, terjadi kecelakaan kereta api anjlokan KA 17 Argo Semeru di KM. 520 + 420 jalur hilir petak jalan antara Stasiun Sentolo – Stasiun Wates wilayah DAOP 6 Yogyakarta, Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. KA 17 Argo Semeru merupakan Kereta Penumpang Jarak Jauh relasi Stasiun Surabaya Gubeng terdiri dari 12 (dua belas) kereta dalam 1 (satu) trainset rangkaian kereta api.

Pada pukul 12.58 WIB, KA 17 Argo Semeru berangkat dari stasiun Yogyakarta, dan mendapat informasi dari Operasi Kereta Api DAOP 6 Yogyakarta bahwa di jalur hilir KM 520 + 400 petak jalan antara Stasiun Sentolo – Stasiun Wates terdapat kondisi goyangan keras berdasarkan laporan dari KA sebelumnya yang telah melewati jalur tersebut dan di waktu yang sama sedang dilakukan pekerjaan perbaikan geometri jalan rel oleh personil UPT Resort JR 6.3 Wates. Pada pukul 13.12 WIB, KA 17 Argo Semeru melintas langsung Stasiun Sentolo. Pada pukul 13.15 WIB, KA 17 Argo Semeru mengalami anjlok di jalur hilir KM 520 + 400 petak jalan Stasiun Sentolo – Stasiun Wates. Kejadian kecelakaan ini mengakibatkan 8 (delapan) kereta anjlok mulai dari kereta ke-2 sampai dengan kereta ke9, dengan jumlas total as roda yang anjlok sebanyak 32 (tiga puluh dua) as roda dan 32 (tiga puluh dua) penumpang mengalami luka ringan. Pada pukul 13.16 WIB, pada arah berlawanan, KA 6 Argo Wilis melintas di jalur hulu dari arah Stasiun Wates menuju stasiun Sentolo. Ketika KA 6 Argo Wilis tiba di lokasi anjlokan KA 17 Argo Semeru, posisi kereta ke-6 (K1 0 18 63) dari rangkaian KA 17 Argo Semeru yang anjlok 4 as roda di jalur hilir petak jalan Stasiun Sentolo – Stasiun Wates, menghalangi ruang bebas pada jalur hulu, sehingga terjadi tabrakan antara lokomotif CC 206 13 53 dari rangkaian KA 6 Argo Wilis dengan kereta ke-6 dari rangkaian KA 17 Argo Semeru yang anjlok.

KNKT menyimpulkan bahwa anjlokan dari KA 17 Argo Semeru di KM. 520 + 420 jalur hilir petak jalan antara Stasiun Sentolo – Stasiun Wates disebabkan oleh terjadinya kondisi buckling statis dan tidak adanya penurunan batas kecepatan operasional kereta api ketika rel mengalami kondisi buckling statis. Berdasarkan kesimpulan tersebut, KNKT menyusun rekomendasi keselamatan agar kecelakaan serupa tidak terjadi lagi dikemudian hari, yang ditujukan ke Direktorat Jenderal Perkeretaapian sebagai regulator dan PT. KAI (Persero) sebagai penyelenggara prasarana perkeretaapian.



Share:

BERITA TERKAIT

Survey