Loading .. Please wait

INVESTIGASI KECELAKAAN LALU LINTAS DAN ANGKUTAN JALAN KECELAKAAN TUNGGAL JATUH KE JURANG MOBIL BUS PARIWISATA B 7260 CGA, DI KAWASAN WISATA GUCI, PEKANDANGAN, BOJONG, KAB. TEGAL, JAWA TENGAH, TANGGAL 7 MEI 2023

Image

Hari Minggu tanggal 6 Mei 2023 jam 09.00 WIB, Mobil Bus Pariwisata B 7260 CGA (selanjutnya disebut mobil bus) membawa rombongan wisata religi dari Tangerang Selatan sebanyak 50 orang. Rute wisata mulai dari Tangerang Selatan – Cirebon – Pemalang – Guci Tegal – Pekalongan – Tangerang Selatan. Mobil bus tiba dan bermalam di Guci Tegal jam 21.00 WIB. Sesampai di Wisata Guci para penumpang turun di dekat penginapan, lalu Pengemudi mengendarai mobil bus ke tempat parkir tambahan dikarenakan tempat parkir Guci sudah penuh. Pengemudi memarkirkan mobil bus dipandu oleh Juru parkir, setelahnya menarik tuas rem parkir dan mematikan mesin mobil bus. Pembantu pengemudi memasang ganjal roda di roda depan kiri dan roda belakang kiri. Kemudian Pengemudi beristirahat di bagasi mobil bus dan Pembantu pengemudi di kursi penumpang mobil bus. Tanggal 7 Mei 2023, pagi harinya sekitar jam 07.30 WIB, Pengemudi terbangun karena penumpang mulai naik ke mobil bus. Pembantu pengemudi menyalakan mesin mobil bus dan pendingin ruangan (AC), kemudian turun untuk membantu memasukan barang bawaan penumpang ke bagasi. Penumpang satu per satu masuk ke dalam mobil bus hingga berjumlah 35 orang. Saat Pengemudi koordinasi dengan panitia di luar bagian belakang mobil bus, tiba-tiba mobil bus bergerak dan meluncur ke arah jalan turunan. Pembantu pengemudi berteriak dan mengejar mobil bus, mobil bus menabrak tebing sebelah kanan dan berkurang kecepatannya. Namun mobil bus tetap bergerak di jalan menurun dan menabrak tebing lagi. Mobil bus terus bergerak mendekati tepi jurang di sebelah kiri, menabrak warung lalu terguling sebanyak 3 kali dan jatuh ke jurang Sungai Guci. Warga yang berada di sekitar kejadian, mendekati lokasi dan terdengar teriakan minta tolong dari dalam mobil bus. Warga baru tahu ada penumpang dalam mobil bus karena saat meluncur tidak nampak orang dalam mobil bus. Kecelakaan ini mengakibatkan korban meninggal dunia 2 orang, luka berat 2 orang dan luka ringan 31 orang.

Faktor-Faktor Yang Berkontribusi pada kejadian kecelakaan ini adalah:

1. Bus parkir di tempat dengan posisi kemiringan kritis dan tanah yang tidak stabil, dengan hanya mengandalkan sistem rem parkir untuk mempertahankan posisi dan 2 (dua) buah ganjal roda di roda depan dan belakang;

2. Penambahan jumlah barang dan penumpang di atas bus ± 2,8 ton, hal ini akan menyebabkan ketahanan rem parkir mobil bus berubah dari statis menjadi dinamis;

3. Karakteristik rem parkir harusnya dipahami oleh operator mobil bus sehingga perilaku dan kebiasaan pengemudi khususnya saat menyalakan mesin agar berada di ruang kemudi.

Berdasarkan hasil investigasi dan analisis dapat disimpulkan bahwa faktor penyebab yang paling memungkinkan terjadinya kecelakaan adalah mobil bus parkir di tempat dengan posisi kemiringan kritis dan tanah yang tidak stabil. Penambahan jumlah barang dan penumpang di atas bus ± 2,8 ton, hal ini akan menyebabkan ketahanan rem parkir mobil bus berubah dari statis menjadi dinamis. Karakteristik rem parkir harusnya dipahami oleh operator mobil bus sehingga perilaku dan kebiasaan pengemudi khususnya saat menyalakan mesin agar berada di ruang kemudi. Atas peristiwa tersebut, agar peristiwa serupa tidak terjadi lagi KNKT telah menerbitkan rekomendasi keselamatan kepada Kementerian Perhubungan, Kemenparekraf, Korlantas Polri, Organda, Aptrindo dan Kamselindo.



Share:

BERITA TERKAIT

Survey