Loading .. Please wait

INVESTIGASI KECELAKAAN LALU LINTAS DAN ANGKUTAN JALAN BERUPA TABRAKAN BERUNTUN TRUK TRONTON DENGAN KENDARAAN RODA EMPAT LAINNYA DI GERBANG TOL CIAWI 2 KM 41, KOTA BOGOR, PROVINSI JAWA BARAT, TANGGAL 4 FEBRUARI 2025

Image

Pada tanggal 4 Februari 2025 sekitar pukul 09.00 WIB, pengemudi truk flat deck (selanjutnya disebut pengemudi) mengemudikan truk flat deck B 9235 PYW (selanjutnya disebut truk flat deck) dari PT Tirta Investama Plant Caringin (selanjutnya disebut pabrik), Sukabumi, Bogor yang merupakan pabrik Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) dengan tujuan Depo PT Tirta Varia Inti Pratama yang merupakan salah satu distributor AMDK yang berada di daerah Pluit, Jakarta (selanjutnya disebut distributor).

Truk flat deck membawa muatan AMDK berupa galon berisi air mineral 19 liter dengan total muatan adalah 1.152 galon yang dimuat dalam 24 rak (1 rak berisi 48 galon). Sebelum melakukan perjalanan ke lokasi distributor di daerah Pluit, Jakarta, truk flat deck berhenti di pool transit yang dimiliki PT Tritunggal Mahesa Jaya (PT TMJ) (selanjutnya disebut transportir) yang berjarak sekitar 7 km dari pabrik dan sampai di pool transit transportir sekitar pukul 10.00 WIB.

Truk flat deck kembali melanjutkan perjalanan dari pool transit menuju lokasi tujuan daerah Pluit, Jakarta sekitar pukul 22.30 WIB melewati jalan raya Sukabumi (jalan nasional) dan masuk ruas tol Jagorawi di daerah Ciawi (KM 47B - arah Jakarta) sekitar pukul 23.20 WIB.

Saat berada disekitar KM 46+000, pengemudi berusaha menginjak pedal rem akan tetapi pengemudi merasakan pedal rem terasa ringan (ngempos) dan pengemudi tidak dapat mengendalikan kecepatan. Selanjutnya pengemudi terus berupaya mengendalikan kemudi truk flat deck agar tidak menabrak kendaraan lain.

Sesaat sebelum terjadinya tabrakan, pengemudi truk melompat dari kabin dan truk flat deck terus melaju menabrak antrian kendaraan yang berada di lajur khusus mobil golongan I Gerbang Tol Ciawi 2 (KM 41+300B) sekitar pukul 23.30 WIB.

Kemungkinan Penyebab (Probable Cause)

Kegagalan sistem pengereman truk flat deck akibat adanya kebocoran minyak rem (brake fluida) yang masif pada roda sebelah kanan sumbu 3 yang berdampak kepada berkurangnya kemampuan pengereman pada roda lainnya.

Faktor-Faktor Yang Berkontribusi (Contributing Factors)
  1. Truk flat deck tidak dilengkapi panel instrumen pada dashboard sehingga pengemudi tidak mendapatkan informasi penting seperti lampu peringatan, kecepatan kendaraan, dan kondisi sistem kendaraan.
  2. Konfigurasi sistem pengereman Air Over Hydraulic (AOH) menggunakan 1 brake air booster untuk 2 sumbu dan 1 reservoir, sehingga kebocoran pada satu roda mempengaruhi roda lainnya.
  3. Kurang optimalnya kegiatan pemeliharaan (improper maintenance) sehingga kegagalan mekanikal tidak terdeteksi lebih dini.
  4. Tidak adanya panduan standar penilaian laik tidaknya komponen kendaraan bagi mekanik dan pengemudi.
  5. Keputusan pengemudi tetap mengendalikan kendaraan dalam kondisi rem tidak optimal dan transmisi netral di jalan menurun meningkatkan kecepatan dan energi kinetik saat tabrakan.
  6. Adanya kelebihan beban dibandingkan JBB yang diperbolehkan meningkatkan keparahan saat tabrakan.
  7. Keberadaan Gerbang Tol Ciawi 2 pada jalan menurun meningkatkan severity kecelakaan saat kendaraan kehilangan kendali.
Fatalitas

Adanya kebakaran yang melibatkan 1 unit truk flat deck dan 2 unit mobil penumpang setelah terjadinya tabrakan beruntun.

Dalam laporan investigasi ini disampaikan rekomendasi kepada beberapa instansi dan pihak terkait untuk melakukan perbaikan serta tindakan pencegahan agar kejadian serupa tidak terulang kembali.


Share:

BERITA TERKAIT

Survey