Loading .. Please wait

GANGGUAN OPERASI LRT SUMSEL KA 45 TS 4 DI PETAK JALAN ST. ASRAMAHAJI, ST. BANDARA SULTAN MAHMUD BADARUDDIN II, DIVRE III PALEMBANG

Image

Pada hari Kamis tanggal 1 Agustus 2018 pukul 13:24 WIB, KA 45 (TS-4) tiba-tiba terhenti di petak jalan antara Stasiun Asrama Haji – Stasiun Bandara SMB II (± 2 km dari Stasiun Bandara SMB II). Awak Sarana KA 45 (Masinis dan Teknisi KA) melaporkan terhentinya KA tersebut ke Operation Control Center (OCC) LRT dan Stasiun SMB II.

Pukul 14:25 WIB KA 45 (TS-4) dapat berjalan kembali dan meneruskan perjalanan menuju ke Stasiun SMB II setelah Teknisi KA (TKA) yang bertugas di KA 45 melakukan pemeriksaan pada ketiga kereta rangkaian KA 45. Train set TS-4 adalah sarana perkeretaapian berpenggerak sendiri dengan beban gandar maksimum 12 ton (Light Rail Transit) yang beroperasi di Palembang, Sumatera Selatan.

Berdasarkan hasil analisa terhadap event data logger TCMS sarana diketahui bahwa penyebab terjadinya gangguan pada KA 45 (TS4) adalah aktifnya sistem kontrol Deadman yang meyebabkan TCMS memutus (menonaktifkan) sistem daya/traksi serta mengaktifkan emergency brake pada kereta. Sinyal Deadman Switch tidak diterima oleh TCMS sehingga Deadman Buzzer aktif selama lebih dari 5 detik, kemudian TCMS memutus (menonaktifkan) sistem daya/traksi serta mengaktifkan emergency brake pada kereta. Total waktu gangguan operasi KA 45 (TS-4) adalah selama 1 jam 1 menit (pukul 13:24 – 14:25 WIB).

KNKT menyimpulkan bahwa kejadian gangguan operasi disebabkan oleh aktifnya sistem kontrol Deadman yang meyebabkan TCMS memutus (menonaktifkan) sistem daya/traksi serta kemungkinan besar dipengaruhi oleh kesiapan operasi pelayanan komersial yang masih kurang. Berdasarkan hasil investigasi, KNKT menyusun rekomendasi keselamatan agar kejadian serupa tidak terjadi lagi dikemudian hari, yang ditujukan kepada Direktorat Jenderal Perkeretaapian sebagai regulator dan PT. INKA (Persero) sebagai produsen sarana perkeretaapian.


Share:

BERITA TERKAIT

Survey