Loading .. Please wait

KERJA SAMA KESELAMATAN PELAYARAN BERSAMA UNIVERSITAS PEMBANGUNAN NASIONAL VETERAN JAKARTA (UPNVJ)

Image

JAKARTA – Sub Komite Investigasi Kecelakaan Pelayaran Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) melakukan penandatanganan perjanjian kerja sama dengan Fakultas Teknik UPNVJ tentang praktis mengajar, riset dan analisis kecelakaan pelayaran di Ruang Aula KNKT pada 22 Juli 2022.

Hal ini merupakan salah satu upaya dalam rangka saling membantu dan mengisi pengetahuan agar memudahkan rekomendasi-rekomendasi dari KNKT yang nantinya dapat diaplikasikan dan menurunkan angka kecelakaan. Mengingat hingga saat ini kecelakaan moda transportasi pelayaran masih sering terjadi terutama dengan perubahan cuaca yang sangat cepat. Haryo Satmiko selaku wakil ketua KNKT dalam sambutannya berharap dengan adanya kerja sama ini kedepannya jumlah kecelakaan pelayaran semakin menurun.

“Sampai tahun 2022 ini kecelakaan pelayaran masih cukup signifikan akibat perubahan cuaca dan jelas ini menjadi perhatian khususnya KNKT, semoga kerja sama ini menjadi sesuatu yang membangun baik kami yang ada di KNKT maupun rekan-rekan nanti para mahasiswa maupun para dosen. Dengan adanya kerja sama ini mudah-mudahan kedepannya kecelakaan dengan penyebab yang sama bisa dihindari sehingga jumlah kecelakaan dapat diminimalisir bersama” tutur Haryo.

Adapun ruang lingkup kerja sama meliputi praktisi mengajar yang difasilitasi oleh Kemendikbudristek, riset sesuai dengan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka, analisis kecelakaan transportasi pelayaran, bimbingan teknis investigasi keselamatan transportasi. Perjanjian kerja sama berlaku dalam kurun waktu 3 tahun terhitung sejak ditandatangani hingga 31 desember 2025.

“Sekali lagi kami ucapkan terima kasih dan mudah-mudahan kerja sama ini terus dikembangkan dalam rangka peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) dan lebih banyak praktik dari pada teorinya. Semoga hasil dari kerja sama ini UPN Veteran Jakarta dapat bersinergi dengan KNKT dalam peningkatan keilmuan khususnya keselamatan bagi pelayaran,” tutup Haryo.

Share:

BERITA TERKAIT