Berita KNKT

KNKT MENEGASKAN SERPIHAN BENDA YANG DIDUGA MILIK CHINA BUKAN BAGIAN DARI PESAWAT

Admin Portal - Jumat, 08 Januari 2021
Jumlah Dilihat: 557 kali

JAKARTA – Minggu, 3 Januari 2021 seorang nelayan menemukan serpihan benda logam aluminium di Teluk Ranggau, Desa Sei Cabang, Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat. Masyarakat sekitar menduga bahwa serpihan benda logam aluminium tersebut adalah bagian dari badan pesawat milik Air Asia yang dulu mengalami kecelakaan. Nelayan tersebut kemudian melaporkan temuan kepada pemerintah setempat untuk dapat diselidiki lebih lanjut.

Menanggapi isu yang berkembang di masyarakat, pada 4 Januari 2021 KNKT (Komite Nasional Keselamatan Transportasi) mengirimkan tim identifikasi guna memastikan identitas pesawat tersebut. Tim KNKT yang terdiri dari Apib KWW Prayogi dan Ir.Masruri yang merupakan tenaga ahli, berdasarkan hasil koordinasi yang dilakukan bersama Basarnas, Danlanud, Dandim, Lantamal, Kapolres, KSOP Kumai, Kepala UPBU Iskandar, Airnav Indonesia, dan Pengelola Taman Nasional Tanjung Puting terkait temuan benda yang diduga menyerupai serpihan pesawat, menyatakan bahwa serpihan benda tersebut kemungkinan berasal dari benda antariksa yang bukan bagian dari badan pesawat terbang transportasi.

Soerjanto Tjahjono selaku ketua KNKT berdasarkan informasi dari tim yang bertugas menegaskan bahwa serpihan benda asing tersebut bukan bagian dari rangka pesawat terbang dan sejauh ini semuanya dalam kondisi aman. Dalam artian, benda tersebut tidak mengandung radiasi. Tim KNKT juga telah menyiapkan penanganan terhadap benda tersebut jika nanti ditemukan ada unsur radiasi di dalamnya. Soerjanto juga menghimbau kepada masyarakat agar hal tersebut tidak dijadikan “destinasi wisata” selain agar proses identifikasi dapat dilakukan dengan baik, hal tersebut juga demi keselamatan bersama.

“Selanjutnya, KNKT akan berkoordinasi dengan LAPAN (Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional) dan BATAN (Badan Tenaga Nuklir Nasional) untuk melakukan penyelidikan lebih jauh apabila memang benar bahwa serpihan benda tersebut merupakan bagian dari badan roket milik China. Selain itu, terkait benda yang juga ditemukan tidak jauh dari serpihan misterius yang berjarak ±500 meter berupa lifevest dan wearpack bertuliskan Yuan Wang Hai Panama, masih dalam proses penelusuran lebih lanjut. KNKT belum bisa memastikan apakah kedua benda itu ada kaitannya dengan serpihan benda asing yang diduga roket milik China tersebut” ujar Soerjanto.

GPR KOMINFO