Berita KNKT

HILANGNYA PESAWAT SRIWIJAYA AIR SJ 182 DI KEPULAUAN SERIBU

Admin Portal - Senin, 11 Januari 2021
Jumlah Dilihat: 2438 kali

JAKARTA – Pesawat Sriwijaya Air rute Jakarta – Pontianak mengalami hilang kontak saat terbang dari Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng pada Sabtu, 9 Januari 2021. Pesawat dengan nomor penerbangan SJ 182 dengan registrasi PKCLC terakhir melakukan kontak ke Jakarta Approach pada pukul 14.30 PM saat berada di ketinggian 1.700 kaki, pesawat diizinkan naik ke ketinggian 29.000 kaki dengan mengikuti Standard Instrument Departure. Pukul 14.40 WIB, Jakarta Approach melihat pesawat Sriwijaya Air tidak ke arah 075 derajat melainkan ke Barat Laut (North West) yang tidak lama kemudian hanya dalam hitungan detik, pesawat hilang dari radar.

Data kondisi cuaca pada saat kejadian masih dalam tahap koordinasi BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika). Jumlah penumpang diketahui sebanyak 50 orang dengan keterangan sebanyak 43 dewasa, 7 anak-anak dan 3 bayi, tambahan lainnya sebanyak 12 orang yang terdiri dari 6 kru aktif dan 6 ekstra kru.

Berdasarkan keterangan yang disampaikan oleh Soerjanto Tjahjono selaku ketua KNKT (Komite Nasional Keselamatan Transportasi) pada konferensi pers yang dilakukan bersama beberapa stakeholder terkait seperti Kementerian Perhubungan, BASARNAS (Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan), Angkasa Pura II, Airnav Indonesia, Sriwijaya Air, dan lain-lain bahwa tim KNKT bersedia mengikuti koordinasi yang dilakukan BASARNAS dan KNKT telah melakukan koordinasi dengan BPPT (Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi) agar bersiap menyediakan kapal jika sewaktu-waktu diperlukan dalam proses pencarian pesawat yang dikabarkan jatuh dan meledak di Pulau Laki yang berada di sekitar Pulau Lancang dan Pulau Tidung, Kepulauan Seribu.

Dalam paparannya, selain mengucapkan rasa berbela sungkawa Soerjanto juga menjelaskan bahwa saat ini KNKT sedang mengumpulkan semua informasi yang berhubungan dengan pesawat tersebut, “perlu kami sampaikan bahwa saat ini KNKT dalam rangka mengumpulkan semua informasi dari segala aspek, jadi kepada rekan-rekan dan masyarakat dimohon bersabar, nanti setelah informasi terkumpul kami akan langsung segera mengadakan konferensi pers lebih lanjut lagi” tuturnya sekaligus menjadi penutup acara konferensi pers yang diadakan pada Sabtu, 9 Januari 2021 pukul 19.30 PM.

GPR KOMINFO